Minggu, 03 Januari 2010

Tahun Baru 2010

selamat tahun baru 2010
semoga tahun ini kita mendapat kemudahan
di segala urusan harian kita
semoga tahun ini saya dan teman-teman pegawai honorer
dapat "rejeki" yang besar
yaitu diberi pengakuan oleh pemerintah
dan terangkat menjadi PNS. amin.

Semester Genap kelas IX dan VIII 2009-2010

Slamat pagi anak2ku kelas ix
ketemu kembali dengan pelajaran TIK kelas VIII dan IX semester genap tahun 2009-2010.
untuk kelas IX -demonstrasi akses web, email, akses informasi dan berkomunikasi.
Ditambah kegiatan yang menambah keterampilan dalam hal publikasi (presentasi dengan membuat karya publikasi. misal buku siswa, atau karya lain yang terjangkau)

Untuk kelas delapan : kita akan mulai belajar menggunakan program pengolah angka dan tabel.

Semoga pertemuan yang tak panjang ini kita dapat memperoleh keterampilan yang berguna.

Terima kasih.

Awal Pasar Bebas Produk China

Pagi ini BBC London edisi siaran Indonesia menyoroti perdagangan bebas atas produk China yang mulai hadir di pasar Indonesia. Yang menarik adalah produk itu memiliki "qualitas" yang bagus. Istilah orang Jawa adalah "ono rego ono rupo". Memang benar adanya, produk China lebih terkesan murah dan memiliki bentuk yang bagus. Inilah yang menjadi andalan produk tersebut. Entah bagaimana negara itu memiliki produksi nasional yang luar biasa, tentu saja ini tak lepas dari kemampuan SDM di sana dalam bidang rancang bangun, pemodalan, dan pemasaran. Inilah titik penting bagi negara lain jika ingin mengikuti langkah negara ini.
Seperti negara Thailand, dalam kompetensi lokalnya yang luar biasa dalam memproduksi buah-buahan. Menurut saya produk negara ini sudah lama hadir di pasar lokal kita bahkan sampai di pasar di mana saya tingal. Buah-buahan yang berlabel "bangkok" dan lain-lainnya.
Kalau kita bagaimana?
Saya pikir kita pun tidak kalah dalam hal menjual produk lokal kita. Misalnya produk sayuran yang di produksi dan dipasarkan oleh Bop Sadino. Luar biasa. Adal lagi produk ukiran Jepara yang sudah mengglobal. Dan produk yang penulis tak bisa menyebutkan.
Nah pertanyaannya adalah? apakah kita sudah siap atau bagaimana?
yang pasti jangan tinggalkan karakter lokal yang bisa juga meliputi budaya, barang, dan alam. Keinternasionalan tak harus dijawab dengan melabeli apapun dengan ini produk internasional. Sebab siapa tahu hanya dengan melabeli "Gandul Pati" malah para pemburu produk global akan mencoba dan mengkonsumsi. So easy going saja.

Kamis, 03 Desember 2009

SURABAYA : Setelah se kian lama menunggu agar SMP 16 Surabaya ini dapat tumbuh dan berkembang se bagai sekolah yang berpres tasi, maka tiba saatnya ketika ada pergantian pejabat Kepala Sekolah SMP 16 Surabaya dari pejabat yang lama de ngan pejabat Kepala Sekolah yang baru. Begitu pejabat Ka sek Drs. Sumarlan, M.Pd., ditunjuk menjadi nahkoda SMP 16 Surabaya, terjadilahrenovasi besar-besaran pada sekolah tersebut. Hal terse but dapat dilihat langsung bah wa ketika Jalur bertandang ke SMP 16 Surabaya dan meli hat perkembangan sekolah tersebut sangat kagum. Dan ketika Jalur mencoba mewa wancarai Kasek Drs. Sumar lan, M.Pd. di ruang kerjanya mengatakan, sewaktu kami pertama melaksanakan tu gas di SMP 16, keadaan se kolah tersebut masih dalam amburadul. Di awal tahun 2005 sarana tidak menunjang seperti contoh : keadaan se kolah tersebut masih belum tertata, dan para siswa-siswi menantang Kasek yang baru untuk memajukan sekolah tersebut, dan para siswa ber kata bahwa alangkah indah nya kalau sekolah ini di kera mik. Maka pada saat itu Ka sek Drs. Sumarlan berkata pada para siswa akan mena ta SMP 16 Surabaya dalam waktu 20 hari. Masih lanjut Kasek Sumarlan, akan me nata seluruh sekolah terse but, dan tepat 20 hari, tuntas sudah penataan mulai dari lantai keramik, baik ruang ke las, ruang lab, ruang guru, ru ang Wakasek, ruang Kasek, ruang TU, kamar mandi / MCK serta menata taman dan membuat hutan sekolah, dan menanam beraneka ta naman untuk bermanfaat sebagai obat kesehatan. Di lanjutkan dengan membenahi kantin menjadi pujasera. Sebab kantin siswa saat itu masih amburadul dan banyak sampah sewaktu itu setelah seluruh sekolah sudah dibe nahi dan ditata serta menata taman sekolah kata Kasek Drs. Sumarlan, persamaan pada waktu itu pula datang Tunas Hijau untuk mengajak SMP 16 ini menjadi sekolah lingkungan hijau.
Akhir pada suatu ketika SMP 16 Surabaya mendapat kan piagam Clean Up The World dari UNEP (United National) ujar Drs. Sumarlan. Setelah mendapatkan pia gam dari UNEP, masih kata Drs. Sumarlan, para guru dan siswa berkomitmen bersama agar SMP 16 Surabaya ini da pat mengikuti lomba Adywi yata (Sekolah Ramah Ling kungan) dengan visi : Hijau, Bebas Sampah Plastik dan Memanfaatkan Sampah Ba sah dan Kering, Sampah Basah Dikelola Menjadi Kom pos dan Termasuk Bebas Merokok Dalam Lingkungan SMP 16 (No Smooking). Sejak saat itu seluruh warga sekolah menata sekolah dengan sebaik mungkin guna mengikuti lomba Adiwiyata. Sebab kepedulian sekolah terhadap lingkungan sangat positif. Dengan usaha keras mulai dari Kasek, para guru dan siswa, akhirnya SMP 16 Surabaya menjadi juara lom ba Adiwiyata tingkat Propinsi Jawa Timur dan berhak mengi kuti lomba Adiwiyata Tingkat Nasional. Dan sampai saat ini kami dari pihak sekolah masih menunggu hasil dari lomba Adiwiyata tingkat Na sional. Disamping masih me nunggu hasil lomba tingkat nasional, para pejabat mulai dari Pejabat Provinsi, Pejabat Pemkot, dari Dinas Perta manan, Pertanian ikut mendu kung menanam pohon di SMP 16 Surabaya, sebagai penghijauan di SMP 16 Sura baya. Bahkan Ibu Walikota yang juga mendukung dan menanam pohon langsung dan dihadiri pula dari Dis pendik Pemkot serta BPLP Propinsi Jawa Timur. Untuk saran menurut pantauan Jalur di lapangan, sarana-sarana yang ada di SMP 16 Sura baya cukup lengkap. Begitu pula sarana untuk siswa terdapat Skulnet ada 15 stand dan di tiap-tiap ruang kelas sampai ruang Kasek dipa sang CCTV untuk melihat se luruh kegiatan sepanjang hari dalam proses belajar menga jar, baik mulai dari ruang tamu hingga pada ruang kelas masing-masing. Jadi dalam ruang Kasek tersebut, Kasek dapat melihat langsung para tamu yang masuk hingga kegiatan para siswa di ruang kelas masing-masing dalam setiap jam pelajaran. CCTV tersebut terdapat 36 chanel dan satu-satunya SMP yang mempunyainya. Dan hal tersebut dibenarkan oleh Kasek Drs. Sumarlan, M.Pd. ketika melanjutkan percakap annya dengan wartawan Ja lur. Sebab kata Drs. Sumar lan, SMP 16 Surabaya ini sudah menjadi Sekolah Stan dart Nasional (SSN) dan akan kami tingkatkan lagi dan maju sebagai sekolah ISO untuk di Surabaya, ujarnya.

Entri ini dituliskan pada Juni 2, 2008 pada 8:11 pm dan disimpan dalam Tak Berkategori. yang berkaitan: PENDIDIKAN. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Baik komentar maupun ping saat ini ditutup.
sumber : smp n 16 surabaya goes to iso

Senin, 23 November 2009

tetap semangat by ispo 2010

di sekolah ada informasi lomba
tentang ISPO yang ada di perpustakaan sekolah
semoga tim olimpiade sudah merespon secara proaktif
info ini (bagaimana exel, rsbi, ssn dan semuanya are you ready....)
ini dia tautannya (www.ispo.or.id)

selamat mencoba....

dari ix d (5 20 36 38)

BAGAIMANA MELAKUKAN PRESENTASI DENGAN BAIK

1. Jangan biasakan tergantung pada teks. Teks dapat membunuh bakat, merusak flow, dan menciptakan jarak. Gunakan pointers, sekedar untuk membantu.
2. Ukur sungguh-sungguh dalamnya sungai. Pelajari dulu siapa audience-nya, latar belakang, jalan pikiran, pendidikan dan jabatan mereka. Jangan main asal tembak.
3. Jangan bicarakan dua hal ini: Yang sudah mereka tahu, atau yang tak ingin
didengar. Selalu sajikan hal-hal yang orisinal, jangan merusak mood audience
dengan pernyataan yang tidak disukai.
4. Jangan biarkan audince jenuh. Jaga volume suara, nada tidak monoton, begitu mereka mulai jenuh ajaklah dialog, berikan sedikit humor.
5. Humor tidak boleh berlebihan. Ia hanya boleh digunakan untuk membangkitkan daya pikir. Jika berlebihan akan kehilangan substansi.
6. Periksa ruangan dan fasilitas presentasi termasuk mikrophon sebelum dimulai. Ruangan yang langit-langitnya rendah akan membuat Anda cepat letih. Cahaya yang

masuk dari kaca dapat mengganggu konsentrasi. Ruangan yang terlalu sempit dapat membatasi gerakan tubuh saudara. Tetapi yang terlalu lebar dapat membuat presentasi tidak fokus. Mikrofon dan sound system yang tidak baik dapat mengganggu konsentrasi.
7. Biasakan interaktif. Jangan asyik bicara sendiri. Berikan kesempatan peserta
memberi contoh, jawaban, melakukan aktivitas tertentu (game, teka teki atau
melakukan sesuatu), tertawa, atau bahkan mendengarkan musik.
8. Be specific. Selalu berikan contoh dan ilustrasi. Sesekali berikan cerita.
9. Jangan merendahkan mutu dengan mengatakan "maaf saya sebenarnya tidak siap", "maaf bahasa Inggris saya payah," "ini bukan bidang saya," "Anda pasti lebih tahu dari saya," "saya baru belajar," dan seterusnya. Manusia adalah mahluk yang malas yang hanya mau mendengarkan orang yang layak didengar, dianggap lebih tahu.
10. Latihan yang cukup. Selalu mintalah umpan balik. Bila perlu rekam, putar
kembali, minta pendapat dari orang dekat.
11. Perhatikan bahasa tubuh. Jangan melakukan gerakan yang merusak
penampilan.
12. Berpakaianlah agak cerah, agar Anda menciptakan kesegaran di dalam
ruangan.
13. Jangan berbicara seperti sedang ngobrol dengan seseorang. Ingatlah Anda
berbicara di hadapan puluhan orang, kombinasikan bahasa resmi dengan bahasa percakapan yang layak.
Jadilah Pendengar yang Baik dan Rendah Hati

Pernah mendengar istilah tong kosong nyaring bunyinya? tidak asing lagi bukan? Memang telihat sebuah ungkapan biasa, ungkapan yang sering kita dengar dari jaman kita masih bermain galasin sampai dengan sekarang di mana kita sudah menggunakan internet dalam kehidupan kita. Ungkapan ini sederhana, sering didengar dan gampang dimengerti. Hanya satu hal yang kurang di dalamnya, yaitu kemauan kita untuk memahami ungkapan itu dan menerapkannya dalam menjalani hidup kita sehari-hari.Manusia pada umumnya memang mengharapkan untuk menjadi seorang pemenang yang selalu ingin didengar dan ingin disanjung. Tapi tahukah anda bahwa keinginan itu membatasi kita untuk menerima hamparan ilmu yang terbentang luas di hadapan kita. Pada saat kita berkomunikasi dengan teman, saudara ataupun adik kita di saat itu lah sebenarnya ilmu-ilmu yang ada dimuka bumi ini datang ke hadapan anda dengan rangkaian kata-kata yang sudah diracik dengan sedemikan baiknya oleh lawan bicara kita.Ada satu cerita menarik mengenai jadilah pendengar. Pada suatu ketika di mana saya berada di perusahaan tempat saya bekerja, datanglah seorang teman baru yang baru saja masuk sebagai pegawai di perusahaan saya bekerja. Perusahan tempat saya bekerja ini adalah perusahaan pertamanya dalam dunia pekerjaan. Di awal karirnya ini dia mengalami frustrasi dan ketakutan yang teramat sangat terhadap posisinya yang baru, dia merasa memiliki kemampuan di bawah dari yang dibutuhkan untuk mengisi jabatannya sekarang. Dan dia merasa tempat ini bukanlah tempat yang tepat baginya. Disaat itu dia datang sebagai seorang teman yang membutuhkan saran dan bersedia menjadi pendengar yang siap mendengarkan seribu satu pendapat dari saya, dan sepertinya hal itu didapatkannya.Hari demi hari berlalu dan syukur alhamdulillah sekarang dia masih ada di perusahaan tempat saya bekerja. Namun hal itu berubah, sekarang dia menjadi sosok yang merasa telah mampu untuk menjadi orang yang sesuai dengan jabatan yang diberikan perusahaan. Namun dibalik itu sekarang dia menjadi sosok yang sepertinya ingin menunjukkan satu persatu prestasi dan kemajuan yang telah dia lewati. Di setiap pertemuan dia selalu ingin menjadi pusat pembicaraan dan orang yang vokal. Hampir semua hal yang dia lewati, diangkatnya menjadi bahan pembicaraan.Dengan keadaan ini apakah anda tahu apa yang sedang dialaminya. Pada saat-saat seperti inilah manusia menghambat dirinya untuk berkembang. Pada saat seperti inilah dia sudah melewatkan ratusan bahkan jutaan ilmu yang seharusnya dia dapat dari temannya namun di berhentikannya dengan cerita-ceritanya. Tahukah anda bahwa pada saat yang bersamaan dia menceritakan detik demi detik keberhasilannya, dia telah menghambat masuknya ilmu kedalam kepribadiannya.Hal inilah yang sering terjadi pada kita dimana kita hanya mau jadi pendengar disaat benar-benar kita membutuhkan pandangan orang tentang suatu hal. Sementara pada saat kita menjalani hidup kita sehari-hari kita tidak mau berusaha untuk merendahkan hati kita dan membukan telinga lebar-lebar untuk menjadi pendengar yang baik. Ingatlah bahwa semua pemimpin-pemimpin besar di dunia adalah orang orang yang memiliki sifat rendah hati dan selalu menjadi pendengar yang baik, oleh karena itu camkanlah dalam hati bahwa anda adalah orang biasa yang selalu butuh pandangan dan ilmu dari orang lain, rendahkanlah hati dan bukalah telingamu seluas-luasnya untuk memperbanyak pundi-pundi ilmu untuk bekal melewati kehidupan yang lebih baik“Live Can Be SO hard But U can Pass it with a smile”Founder & Moderator Berani Gagal.

(tolong sumbernya di tulis ya.... Pdatun)

Minggu, 01 November 2009

awal nopember

2nopember 2009
tik di ixa

aku bawa 1 majalah femina
1 buku karikatur kompas
8 intisari
10 surat kabarbekas

beberapalembar kertas buram saya bagi dua
kelas saya buat kelompok @2orang

sedikit tulisan aku letakkan
di papan tulis

beberapa uraian :
1. pengemis dengan bayi digendong di lampu "bangjo"
2. pengemis dengan aksen cacat tubuh
3. pedagang di semprot petugas tatip,
4. jalan tol dibangun, kapan jalan tanaman? jalan hutan,
pembebasan lahan untukhutan.


walau dengan browse di media pasif bekas
saya berharap anak2 dapat menuangkan setitik
temuannya.

dengan membaca, menulis, berfikir
ia akan mengalami proses belajar yang utuh.

oh ya... mereka aku berikertas bernomor absen.

selamt berkerja. 9A

dan tentu kelas 9 yang lain
setelah jurnalistik
kita akan melangkah ke
"sinematografi" ala Datun.

tik jaya.