Selasa, 17 Februari 2009

buah mata

meretas tradisi kritis
meretas tradisi bicara
meretas tradisi dialog bukan monolog

betapa sakitnya
jika kebenaran kita ajarkan
kebenaran kita latihkan
sementara tangan dan kaki dipasung
sementara hati dan jiwa di belenggu
atau kau membelenggu diri
betapa naifnyakamu
betapa ....kamu

kurangkah
kurangkah
kurangkah

jika sakitsendiri
jika sepi sendiri
jika sendiri sendiri
bukan salah siapa
tapi salahmu
jelas
masih kau lupa

wahai manusia
wahai manusia beriman
sampaikan kebenaran
sampaikan kebaikan
dalam kesabaran

apa lagi yang akan kau titipkan
selain air mata
selain noda hitam di dalam sejarah


kami melihatnya
walau lupa
sejarah telah mencatatnya

datun,pati 19 februari 2009

19 Februari 2009

ketemu juga cara melihat
kecepatan dan isi darisebuah penyelesaian tugas
dengan emailini urutan masuk akankelihatan
terimakasih atas atensi dari kalian semua

yang penting kalian harus mempersiapkan diri
untuk hadapi uan 2008/2009

ada potongan-potongan kata dalam kumpulan karya kalian dalam mail box
pdatun

pendidikan
iq
sq
si
masalahnya
penyelesaiannya
dll dll

luar biasa ulasan kalian, akan pdatun kopi pastekan dalam blog ini, milik
ferdi... dari ixb :
Sebenarnya bangsa kita adalah bangsa yang dapat digolongkan sebagai bangsa yang berpendidikan tinggi, sebagaimana telah dicanangkan oleh pemerintah (wajar 9th). Namun sayang, program tersebut hanya didasari oleh semangat pendidikan saja. Hanya memacu para generasi muda menjadi pandai dan dapat membangun negara maju. Tahukah anda, hal tersebut belumlah cukup! Pendidikan memanglah penting, tapi semua itu akan terbuang sia-sia tanpa didasari akhlak dan moral yang baik.

Dapat kita contohkan, pada saat para mahasiswa universitas ternama menyampaikan pendapatnya dengan demo secara anarkis. Benarkah itu? Padahal mereka adalah orang-orang terdidik, namun mengapa kelakuan mereka seperti itu?

Seperti yang telah saya tuliskan pada tugas kliping masalah remaja dan pendidikannya, mereka hanyalah korban dari sistem pendidikan yang mendekati tidak layak pakai di Indonesia. Pendidikan di Indonesia hanya mengacu pada kecerdasan otak saja, tanpa didasari oleh pendidikan moral. Mereka menganggap pendidikan moral tidaklah penting. Padahal pengertian itu adalah salah besar, pendidikan tanpa moral yang baik sama dengan orang bodoh! Mengapa tidak? Kita memiliki pengetahuan bahkan ber-IQ lebih dari 1000, namun moral kita benar-benar buruk. Tak salah, kalau kita menggunakan pengetahuan kita secara salah.

Dapat pula kita ambil contoh, mengapa tindak kriminal di Indonesia semakin marak dan terselubung? Orang yang pandai bermoral rendah lebih berbahaya daripada orang bodoh bermoral rendah. Itulah masalah yang kita hadapi sebenarnya.

Namun, jangan hanya melihat dari segi pelajar saja. Para pendidik juga memiliki peran yang penting dalam dunia pendidikan dan moral. Seperti peribahasa, guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Semua para peserta didik pasti ada yang mengikuti sikap para pendidiknya. Maka dari itu, para pendidik harus menyadarinya dan memberikan contoh yang baik bagi muridnya.

Sayang-disayang, hanya sebagian pendidik yang menyadari hal tersebut. Banyak dari mereka menggunakan dunia pendidikan semata-mata hanya untuk mencari nafkah dan mencurahkan isi hatinya. Dapat kita saksikan di TV, banyak oknum pendidik yang melakukan kekerasan kepada anak didiknya sampai memanfaatkan mereka demi tujuan pribadi seperti demo. Sungguh benar-benar disayangkan! Untuk itu marilah kita bentuk pribadi yang lebih baik daripada hari ini.


. Bukan maSekian komentar saya, apabila ada salah kata ataupun kata yang menyindir saya ucapkan maafksud hati untuk menyindir, tetapi hanya untuk mencurahkan apa yang ingin saya katakan.
Terima Kasih



lalu ada komentar dari sind... ix b juga

Kecerdasan Sosial


Anggapan anak yang selalu juara kelas akan sukses di masa depan tidaklah salah. Namun tak sedikit juga anak dengan kepintaran biasa-biasa saja bisa juga sukses karena kecerdasan sosial dan emosionalnya.



Hingga ini masih banyak ayah ibu memuja kecerdasan intelektual yang mengandalkan kemampuan berlogika semata. Ayah ibu merasa bangga dan berhasil mendidik anak, bila melihat nilai rapor anaknya bagus dan menjadi juara kelas. Tentu saja hal ini tidak salah, tetapi tidak juga benar seratus persen.

Beberapa penelitian justru menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, kecerdasan sosial, dan kecerdasan spiritual-lah yang lebih berpengaruh bagi kesuksesan seorang anak.


Hasil penelitian Daniel Goleman (1995 dan 1998) memperlihatkan bahwa kecerdasan intelektual hanya memberi kontribusi 20 persen terhadap kesuksesan hidup seseorang.


Yang 80 persen bergantung pada kecerdasan emosi, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritualnya. Bahkan dalam hal keberhasilan kerja, kecerdasan intelektual hanya berkontribusi empat persen.


Pertanyaannya adalah, bagaimana cara untuk menumbuhkan kecerdasan emosi, sosial dan spiritual pada anak-anak kita? Cara pembelajaran pengetahuan emosional adalah dengan menyadari perasaan anak dan mampu berempati, menghibur dan membimbing mereka.


###


Ini artinya, upaya untuk meningkatkan kecerdasan emosi, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual anak tidak bisa seperti halnya upaya meningkatkan kecerdasan intelektual yang bisa dipacu dengan memasukkan ke sekolah-sekolah favorit (yang umumnya adalah sekolah mahal), atau menjejali anak dengan aneka macam les.

Kecerdasan emosi, sosial dan spiritualnya sangat dipengaruhi oleh teladan dan sentuhan personal yang penuh rasa cinta, atensi dan apresiasi.


Dalam konteks itulah aktivitas pengasuhan menjadi urgen. Dan pengasuh terbaik bagi seorang anak adalah ibunya. Sebab ibu adalah sosok yang paling dikenal oleh anak.


Kedekatan antara ibu dan anak sudah tercipta sejak anak masih di kandungan.

Peran ibu sebagai pengasuh utama di rumah semakin besar, karena setelah anak lahir, ibu-lah yang menyusui dan lebih banyak mengurus anak.


ok terimaksih fer and sin

smoga pembaca dapat menilainya
untuk komentar bisadilayangkan ke emailblog ini
terimakasih

Minggu, 01 Februari 2009

why?

salam
januari telah kita lewati
dan sekarang minggu pertama di bulan ini
tugas minggu lalu harus masuk
bisa di bakar di keping cd
bisa di tulis dalam blog (yang sesuai tema baik gambar ataupun narasinya)
lalu tinggalkan pesan di mailbox pdatun : selesai!
jika kesulitan dengan internet, waktu, cuaca ....
ok. gunakan alat dan bahan yang dipunyai
misal kertas bekas,
lem
gambar2 sesuai tema
tulisan/penjelasan sesuai tema
ditempel
di jilid
jangan lupa jadidiri kelompok dimasukkan
sudah kumpulkan saja
.......
ini tema-tema sekarang yang sedang ngetren ....
banjir, rencana pabrik semen gresik di daerah pati selatan,
musim penghujan,
usaha kemanusiaan : pertolongan untuk korban banjir, dan bencana lain,

atau kalian akan meliput sebuah peristiwa?

brilian...

ada pesan dari Bpk Kepala Sekolah, belajar yang tekun, hingga bisa sukses
di berbagai olimpiade.
Kata beliau, negara akan membiayai pelajar ini sampai pada jenjang pendidian tinggi
bahkan mendapat ijin belajar ke luar negeri.

luar biasa!

super sekali/


Senin, 2 Februari 2009

Selasa, 20 Januari 2009

Pertemuan Rabu (IXC)

waduh terlambat lagi nich...
maaf ya, tadi aku harus bolak-baik ngantar adik dan ibu mertua ke smp4 untuk puang ke Kudus
(terima kasih ya ... telah dibantu banyak sekali, terutama untuk merapikan dan menata warung )

kemaarin pdatun cakap2 dengan
ibu Sulikah, tentang persiapan ujian praktek
yang tentu saja pelaksanaanya akan lebih awal
karena waktu uan juga diajukan sekitar bulan apri (begitu infonya)
jaadi persiapan untuk ujian praktik tik akan kami rancang
dan dilaksanakan secara berkesinambungan dalam pertemuan di minggu ke 4 januari sampai menjeang uan.

sekali lagi pdatun ingatkan
agar segera menyeesaikan proyek di atas, yaitu materi yang pdatun
siapkan pada pertyemuan ke I, II, dan III, ini.
pada pertemuan ke empat kita sudah menabung karya dan hasil penilaian atas karya itu.
ok pdatun tunggu...
silahka kirimkan ke mail pdatun gobal.datun@gmail.com

pdatun tunggu


selamat mengerjakan tugas kelompok mandiri ini.

Minggu, 18 Januari 2009

pertemuan- 19 20 21 22 Januari 2009

met pagi anak2 ku kelas !X

pada pertemuan kali ini yaitu pada tanggal 20, 21, 22, 23 Januari 2009
kita telah memasuki pertemuan ke 3 pada bulan ini
smoga kalian termasuk saya selalu mendapatkan kemudahan dalam menjalankan keawajiban dari allah swt.

ok, sudah mendapatkan beberapa gambar, artikel, atau keduanya?
sudah mulai di tata atau di layout di power point?

pdatun yakin kalian telah berusaha untuk itu.

selalu berusaha untuk mngumpulkan data-data di atas
agar proyek bisa berjalan lacar
dan kelak ada beberapa keping compact disk
yang berisi karya terbaik kalian
yang bisa kita pasang diperpustakaan sekolah kita

ya galilah tema2 yang "bergisi"
misalnya kecerdasan, lingkungan , sosial, pendidikan, remaja, guru, sekolah, infrastruktur,
hutan, sungai, banjir, kemiskinan, dan lain2!

gabungan beberpa artikel dan gambar sesuai dengan tema yang kalian pilih.

nah selain menyelesaikan tugas dari pdatun

kjalian juga bisa memposting blog kalian dengan hal yang sama

ok ada pesan kecil dari pdatun, tentang seorang pemimpin :
1. layak diteladani
2. bisa menganjurkan
3. bisa mengharuskan

dan ini ada 10 pribadi yang disukai :

10 Kualitas Pribadi yang Disukai
1. Ketulusan
Menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai, karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
2. Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahan hati justru mengungkapkan kekuatan.
Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk.Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang dibawahnya tidak merasa minder.
3. Kesetiaan
Sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya.Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janjinya, mempunyai komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
4. Orang yang bersikap positif
Selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.
5. Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh, tapi sikap hati.
Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
6. Orang yang bertanggung jawab
akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan, bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
7. Rasa percaya diri
memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru.
Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
8. Kebesaran jiwa
dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
9. Orang-orang yang “Easy Going” menganggap hidup ini ringan.
Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada diluar kontrolnya.
10. Empati
adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik, tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
http://www.pramukanet.org/index.php?option=com_content&task=view&id=208&Itemid=54

senin 20 januari 2009
r komp timur

Selasa, 13 Januari 2009

pertemuan ke 2 (Rabu ix C)

met pagi anak2-ku
bagaimana abar kalian hari ini, smoga segala urusan kalian mendapat kemudahan dari allah swt.
ok...
pertama ...
coba perhatikan catatan minggu lalu, tentang pertemuan pertama
yan pdatun isi dengan lorong atau rambu-rambu yang akan kalian kerjakan di semester ahkir
pada pembelajran kalian di smp tercinta ini.
ya...
tentu tidak semua dari kalian mencatat dari apa ang pdatun
tulis di papan tulis, pdatun yakin itu
tapi pdatun yakin pesan-pesan yang saya tulis, saya ucapkan, saya bandingkan
sedikit banyak tertanam di relung jiwa kalian yang paling dalam
karya
karya
dan
karya

itu yan pdatun harapkan dari kalian
blog inilah yang akan menjadi catatn resmi dari pertemuan2 pdatun di kelas2 ix tahun ini
kalian akan mudah mengaksesnya, bisa dari rumah, warnet, atau hp kalian, tentunya
yang sudah dilengkapi fitur untuk browsing di dunia maya ini/web

kedua ... jangan lupa untuk selalu memposting blog kalian bulan demi bulan ini, khususnya
bulan januari dan fbreuari
sebab pdatun akan selalu melihat portofolio kalian dengan cara memperhatikan
catatan2 kalian di bulan2 itu
dan itlah tabungan point yang akan kalian miliki.
baik yang berupa teks, gambar, video, bahkan karya unik kalian
yang kalian beri tema
ok pdatun akan melihatnya

ketiga...
tentang apa yang pdatun baca di bku tamu web kita
coba kalian lebih dewasa, untuk turut prihatin atas catatan yang ada di buku tamu tsb
itulah fakta-fakta yang muncul ...anak2ku
we call it hidden curriculum
hal2 yang tersembunyi di dalam benak dan perasaan kalian
biasanya, jika melihat dari istilah ini, seperti gunung es di lautan, puncak atau permukaan
yang kita lihat tidak sebanding dengan volume es itu sendiri, dia terapung, badan dan kaki gunung itu tergantung dalam di dalam air yang dingin itu, atau bahkan menyentuh permukaan bumi yang yang
ada nun jauh di bawah sana, bisa klian rasakan, bisa kalian maknai, tulisan ini
good...
disinilah fungsi pengetahuan dan pengalaman kalian, berfungsikah ia seperti hp kalian, peka atas panggilan dari rekan nun jauh di sana, atau bahkan ia sangat dekat dengan kalian
pekakah "hp" yang ada di kepala dan hati kita!
well...
cukup.. silahkan menggunakan peralatan yang ada, jika kurang kalian bisa menggunakan ruang komputer sebelah barat (asal tak ada kelas yang mengunakan).
sampai ketemu diminggu depan
selamat bekerja.

Minggu, 11 Januari 2009

Pertemuan ke 2

11 Januari 2009 (pertemuan ke-2)

Untuk menunjang pertemuan pertama di 5 januari s/d 8 januari 2009 lalu,
di bawah ini akan pdatun lengkapi beberapa catatan, yang bisa diperhatikan agar
tugas/proyek dokumentasi ini berhasil.
Perhatikan lingkungan di mana kalian tinggal, atau lokasi-lokasi yang sering kalian
kunjungi atau lewati dalam berbagai perjalanan. bisa ke sekolah, belanja, bermain, atau
untuk keperluan yang lain. pastikan kalian membawa alat perekam gambar atau video.
yang kelak akan kalian buat dipower point.
kumpulkan dan satukan gambar-gambar yang satu tema, sehingga kelak menjadi satu paket
informasi bergambar/grafis yang saling berhubungan atau melengkapi.
dan pada ujung harapan kalian adalah kita saling berperan dalam mengisi berbagai kekosongan
informasi dalam pendidikan yang kita punyai.

contoh sebuah tema adalah kemiskinan. coba perhatikan dan ambil gambarnya juga
tentang kejadian di :
1. rumah2 di kampung nelayan
2. rumah2 di daerah tandus (tak cukup subur)
3. rangkaian gambar di perempatan lampu lalu-lintas, ibu2 mengengendong bayi/anak2
untuk minta2 pada pengguna jalan.
4. atau orang-orang kaya yang tak peduli, tapi ini akan sulit *karena sulit melihat ketidak
pedulian mereka*
ada ide lain?

Pesan2 lain untuk kelas ix:
1.jaga kesehatan dan keselamatan tubuh kalian menjelang uan ini
2.buatlah berbagai ringkasan dengan media yang paling sederhana sekalipun, misalnya kertas sepotong, kalian tulis point2 mata pelajaran kalian.
3.Membaca dan membaca, baik buku teks, catatan, dan rinfkasan kalian.
4.Berkumpullah dengan teman2 yang kalian anggap sukses dalam setiap mata pelajaran.
5.Jangan lupa selalu buang sampah di tempatnya (organik, unorganik, dan sampah daur ulang) pastikan kalian melakukan hal ini.
6.Sukses!

R Komp Timur
bersama puisi gusmus
aku ketikkan hal ini
kau ini bagaimana!
Atau aku harus bagaimana.

DatunP